Malam itu sinar
rembulan menilik perlahan menembus bingkai jendela yang belum ditutup gorden
oleh Ara. Ditemani lampu kamar yang redup, berkas sinar rembulan jelas terlihat
menyentuh tangan Ara yang sedang memainkan flashdisk
ungu di tangannya, sesekali dia membuka tutup flashdisk,
menutupnya lagi, membukanya lagi, memutar-mutarnya, dan tersenyum. Mengingat
kembali kenangan dua bulan yang lalu.
******
Itu Bumbum, jika
kalian pikir itu semacam mobil, salah. Bumbum adalah nama panggilan buat laptop
kesayangan Ara. Ara memang aneh, punya kelainan karena imajinasinya terlalu
tinggi.





